Selasa, 26 Juli 2011

Pemerintah Kota Depok Menerima Kunjungan Kerja Anggota Komisi II DPR RI

DEPOK, TRIBUNEKOMPAS.
By: ARIEF.

-Bertempat di Aula lantai 5, gedung Setda, pemerintah kota Depok menerima kunjungan kerja dari Anggota Komisi II DPR RI, yang membidangi tentang pemerintahan dalam negeri dan otonomi daerah. Rombongan anggota dewan ini di ketuai oleh Bpk.Taufik Effendi, selaku Wakil Ketua Komisi II DPR RI, dengan jumlah anggota 10 orang. Dan kunjungan ini di terima oleh hampir seluruh pejabat Pemkot Depok mulai dari Bpk. Wakil Walikota, Ibu Setda, Kepala-kepala Dinas, Kepala BPN, Ketua IPAT (Ikatan Pejabat Akte Tanah), Kepala RSUD, BLH, Satpol PP dan para Camat serta staff yang mewakili Dinasnya masing-masing.

Acara kunjungan ini di awali dengan pemaparan bapak Wakil Walikota, H.Idris Abdul Shomad, tentang perkembangan terkini kota Depok dalam tayangan slidenya. Kemudian selanjutnya di berikan kesempatan kepada bapak Taufik Effendi sebagai ketua rombongan memberikan paparannya tentang maksud dan tujuan kedatangannya di Pemkot Depok.

“Kunjungan kami kali ini di maksudkan dalam rangka mengisi masa reses anggota dewan dengan kegiatan penyerapan aspirasi langsung dari ‘bawah’ apa yang menjadi kendala dan permasalahan pelaksanaan pemerintahan daerah, terutama di kota Depok ini, baik dari segi bugeting, pelaksanaan maupun pengawasannya”, ungkap Taufik Effendi menjelaskan. Sehingga kami bisa menyampaikannya pada saat rapat dewan di Senayan, oleh karena itu apapun keluhan-keluhan yang muncul akan kami serap sehingga bisa di ketahui sebab-akibatnya dan dapat di carikan solusi terbaiknya, ungkapnya lagi.

Dalam dialog interaktif antara anggota dewan dan para OPD, terjadi dialog yang ‘hangat’ dan bersemangat. Pertanyaan-pertanyaan yang banyak timbul dari anggota dewan diantaranya bagaimana pelaksanaan e-KTP di barengi dengan bagaimana pelaksanaan SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) dan permasalahan KTP ganda, masalah pertanahan, tentang kepegawaian menyangkut berapa jumlah pegawai honor dan tunjangan kesejahteraan pegawai di tiap level, berapa jumlah dana PNPM yang cair di kota Depok ini dan bagaimana mekanisme pencairannya, Jumlah APBD dan PAD Kota Depok terkini dan lain sebagainya. Dari semua pertanyaan tersebut, bisa di jawab dengan baik dengan tambahan pesan-pesan dan usulan yang di ajukan ke anggota dewan untuk selanjutnya bisa di tindak lanjuti.

“Kami sebagai aparatur pemerintahan, selalu berupaya semaksimal mungkin melaksanakan tugas yang di emban walaupun dengan keterbatasan yang ada. Seperti ada 8 kantor OPD yang belum semua memiliki kantor yang layak, layaknya seperti kantor kedinasan, karena masih mengontrak di rumah-rumah penduduk atau di ruko-ruko, sudah kami rancang pembangunan gedung berlantai 10, di belakang area balaikota ini, namun belum bisa terealisasi pembangunannya di tahun ini karena terbentur oleh dana yang belum ada, ungkap bu Setda. Kami berharap usulan dan saran yang kami ajukan dapat di tindak lanjuti ke pemerintahan pusat, sebagai bentuk aspirasi kami para aparatur pemerintah daerah, ungkapnya lagi.

Kunjungan kerja ini pun di tutup dengan pertukaran cendera mata antara pemerintahan kota Depok dengan anggota Komisi II DPR RI, yang di wakili oleh Wakil Walikota Depok, Bpk.H.Idris Abdul Shomad dan Bpk.Taufik Effendi, selaku Wakil Komisi II DPR RI, doa penutup serta makan siang bersama.

Tidak ada komentar: