DEPOK, TRIBUNKOMPASBy: TOMMY.
-Ujian Program Paket C telah dilaksanakan dari tanggal 5 hingga 8 Juli. Peserta Ujian program paket C berlangsung di beberapa sekolah di Kota Depok, diantaranya di SMA Sejahtera, YPI Al-Muhajirin, SD Negeri 1 Anyelir, SDN Depok Jaya 1, dan SDN Depok Jaya II. Kamis (7/7) sore bertempat di YPI Al-Muhajirin, H. Nur Mahmudi Ismail memantau jalannya ujian dengan didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Asep Rahmat beserta jajarannya serta Camat Pancoran Mas.
Mengawali pantauan, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal H. Khanan M menginformasikan bahwa ada 1507 peserta yang mengikuti ujian. “Para peserta berasal dari berbagai lembaga pendidikan, seperti Pondok Pesantren, Bimbel, PKBM, dan SKBI. Mata pelajaran yang diujiankan ada 7 yang soalnya berasal dari Provinsi. Ijasah paket C ini sama saja dengan ijasah SMA/SMK formal yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan kerja” ungkap Khana. Senada, Asep juga mengatakan ujian ini merupakan ajang untuk menguji kemampuan para peserta non formal sehingga bisa setara dengan siswa formal dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Terima kasih kepada YPI Al-Muhajirin yang telah bersedia meminjamkan tempat untuk ujian dan selamat kepada para peserta yang bisa mengikuti ujian penyetaraan. Semoga para peserta dapat lulus dan dapat memanfaatkan ijasah ini dengan baik, ijasah tersebut bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi atau pun penyesuaian ijasah di tempat mereka bekerja. Ujian ini merupakan upaya untuk mewujudkan Depok wajib belajar 12 tahun.
Jangan pernah menganggap remeh para peserta ujian paket karena mereka juga banyak yang kuliah di universitas negeri, seperti UI” ungkap Walikota. Diakhir kunjungannya, orang nomor satu di Kota Belimbing memberikan apresiasi kepada YPI Al-Muhajirin yang menyediakan makanan berupa produk lokal, seperti jagung, ubi, dan pisang rebus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar