DEPOK, (TRIBUNEKOMPAS) By: Arief.
- Pelaku curanmor, RH (33) Minggu (12/2/2012) tewas ditembak mati oleh polisi. RH terpaksa ditembak oleh aparat karena tidak mengindahkan peringatan aparat di kawasan Universitas Indonesia.
Kepala Kepolsian Sektor Beji, Kota Depok Komisaris Polisi Ngadi, membenarkan bahwa telah terjadi penembakan terhadap pencuri sepeda motor, RH (33) ditembak mati oleh petugas dikawasan Universitas Indonesia. RH ditembak karena berusaha melarikan diri dan tidak menghiraukan tembakan peringatan," katanya kepada wartawan Tribunekompas, Minggu (12/2/2012) dikantornya.
Menurut Ngadi, saat penembakan, RH (33) sudah membawa sepeda motor milik Syahrul Irawan (38) di Kelurahan Kukusan, Beji, Kota Depok. Sepeda motor milik Irawan dicuri saat diparkir di depan warung soto. Saat kejadian, sekitar pukul 09.00 WIB, Irawan sedang sarapan pagi di tempat tersebut,
“ Saat sudah roboh kena tembak, dia merogoh saku seakan-akan mengambil senjata. Kami tidak mau kalah cepat, petugas menembaknya lagi pada bagian kepala,” tuturnya.
Sebelumnya, kata Ngadi, pada 1 Februari, tim reserse Polsek Beji meringkus empat tersangka pencurian sepeda motor. Saat itu komplotan pencuri menodongkan senjata dan menarik pelatuk ke arah petugas yang berpatroli. Namun, pistol tersebut macet.
“ Kami tidak ingin peristiwa seperti itu terulang. Andai senjatanya tidak macet anggota kami bakal kena tembak,” kilah Ngadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar