Selasa, 19 Februari 2013

Survey Awal P2WKSS di Kelurahan Curug Kecamatan Bojong Sari

DEPOK, (TRIBUNEKOMPAS) 
By: Fenny.  

Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera yang selanjutnya disebut P2WKSS adalah program terpadu peningkatan peran perempuan yang mempergunakan pola pendekatan lintas bidang pembangunan secara terkoordinasi untuk meningkatkan kualitas keluarga. Program P2WKSS merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam rangka mewujudkan keluarga sehat sejahtera dan bahagia dalam pembangunan masyarakat desa dimana kaum perempuan sebagai motor pergerakannya.

Dalam kegiatan ini, wanita diberikan porsi peran yang lebih besar untuk berkreasi dan mengembangkan keterampilan yang dimilikinya dalam rangka mewujudkan keluarga sejahtera dan sehat melalui kebersihan lingkungan, serta pengembangan kreativitas kaum perempuan.

P2WKSS Kota Depok melakukan survey awal kegiatan program terpadu tahun 2013 oleh tim survey Provinsi Jawa Barat, Senin 18 Februari 2013 di RW 8 Desa Curug, Kecamatan Bojong Sari Kota Depok yang dihadiri oleh Ibu Walikota Depok Hj. Nur Azizah Tamhid. Ini merupakan pendataan awal yang akan berlangsung hingga bulan Oktober, dari survey awal akan dilihat berbagai macam permasalahan dari berbagai bidang yaitu :
  1. Pendidikan yakni pemberantasan buta huruf, bantuan dana sekolah yang putus sekolah, dan adanya bantuan paket A,B dan C.
  2. Kesehatan yakni bantuan untuk gizi buruk, pemberian Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda)  dan yang  tidak ada sarana MCK nya akan segera direhab.
  3. Pembangunan rumah yang tidak layak huni.
  4. Jalanan yang rusak akan akan dibeton.
  5. Ekonomi yakni diberikannya pelatihan-pelatihan untuk membina warga berwirausaha.
“Kegiatan ini akan diperlombakan dengan tim penilai dari Tim Provinsi Jawa Barat dan akan dilihat dari potensi desa tersebut dari awal hingga akhir, apakah kegiatan kita ini bermanfaat untuk desa tersebut” Ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga,  drg. Nova Rita.

Pembangunan rumah tidak layak huni pun akan dilakukan untuk 25 rumah. Salah satu penghuni rumah tidak layak huni, bernama Ibu Rimah yang tinggal di RT 1 Kelurahan Curug dengan berlinang air mata mengatakan merasa bahagia karena dia merupakan salah satu yang mendapat bantuan untuk perbaikan  rumahnya. “Saya merasa bersyukur, karena saya sudah 50 tahun merasakan kesusahan dengan tidak ada apa-apa dan saya memiliki rumah yang bocor bila hujan” jelasnya yang bekerja sebagai pencari kayu.

Selain itu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sangat berperan penting untuk mendampingi karena berfungsi sebagai mitra, sehingga PKK-lah yang nanti berperan aktif membantu dan membina pelatihan untuk warga Desa Curug. “Kita sebagai PKK hanya mendampingi dinas-dinas ini untuk mengsukseskan dan menindak lanjuti kegiatan-kegiatan ini” jelas Ibu Walikota selaku  Ketua Tim Penggerak  PKK Kota Depok.

Untuk tahun ini hanya 2 (dua) lokasi yang didata untuk adanya pembenahan secara menyeluruh yaitu RW 8 Kelurahan Curug, Kecamatan Bojong Sari dan RW 12 Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung. ”Dua lokasi ini diambil karena tempat ini yang memerlukan perubahan untuk dibenahi, agar menjadi desa yang maju seperti lainnya” kata Ketua Tim Penggerak PKK mengakhiri. (Diskominfo/Feny)

Tidak ada komentar: