DEPOK, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Arief.
- Kawanan perampok bersenjata api kembali beraksi di Depok. Bahkan sepanjang hari Jumat (19/7) terjadi dua kali perampokan di Jalan Raya Tapos, RT.002/03, Tapos, Kota Depok. Pertama pukul 16.00 kedua pukul 20:30. Dari dua lokasi itu , satu motor dibawa kabur.
Peristiwa pertama sempat membuat warga tidak berani melawan. Pasalnya dua pelaku membawa senjata api. Motor Yamaha Mio GT merah yang dipakir depan Toko Cat Istana milik Rahman, 21, raib dibawa kawanan perampok. “Diam jangan bergerak, atau saya tembak,”ujar korban menirukan ancaman pelaku.
Menurut Rahman, dirinya berteriak minta tolong. Sebagian warga mendengar dan sempat mengepung pelaku. Lantaran menggunakan senjata api dan mengancam warga akhirnya tidak ada yang berani melawan.
“Pelaku berdua dengan ciri-ciri menggunakan kupluk hitam yang memegang senjata api,sedangkan seorang lagi dengan logat bahasa Sumatra langsung membawa kabur motor saya ke arah Bekasi,”ungkapnya saat kejadian sekitar pukul 16.00.
Berselang 4 jam dari perampokan pertama atau sekitar pukul 20:30, hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah Rahman, pencuri motor kembali terjadi. Beruntung pemilik rumah Marta naih, 60, berhasil menggagalkan pencurian sepeda motor Honda Beat merah B 3290 TGG milik istri Slamet Waluyo yaitu Kustiawati.
“Saya baru selesai pulang terawih. Tiba-tiba cucu saya meliat orang berbadan besar dan tinggi menggunakan baju muslim menggunakan sarung berusaha mengambil motor korban yang terpakir depan rumah kontrakannya,”ujar Marta kepada Pos Kota dilokasi kejadian.
Buruh harian ini langsung keluar rumah dan menyenter muka pelaku. Langsung pelaku menodongkan pistol dan meledakan ke udara. “Dua kali tembakan ke udara pelaku melepaskan dari senjata api yang digenggamnya. Saat itu pelaku tidak berhasil mengambil motor karena terkunci ganda,”ungkapnya.
Petugas dari Polres Depok maupun Polsek Cimanggis masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Sementara itu pasukan bersenjata lengkap dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Ronald Purba Sik, langsung mengolah TKP.
Teks : Petugas sedang lakukan olah TKP dan memintai keterangan dari warga dalam kasus perampokan motor di Tapos Depok.
By: Arief.
- Kawanan perampok bersenjata api kembali beraksi di Depok. Bahkan sepanjang hari Jumat (19/7) terjadi dua kali perampokan di Jalan Raya Tapos, RT.002/03, Tapos, Kota Depok. Pertama pukul 16.00 kedua pukul 20:30. Dari dua lokasi itu , satu motor dibawa kabur.
Peristiwa pertama sempat membuat warga tidak berani melawan. Pasalnya dua pelaku membawa senjata api. Motor Yamaha Mio GT merah yang dipakir depan Toko Cat Istana milik Rahman, 21, raib dibawa kawanan perampok. “Diam jangan bergerak, atau saya tembak,”ujar korban menirukan ancaman pelaku.
Menurut Rahman, dirinya berteriak minta tolong. Sebagian warga mendengar dan sempat mengepung pelaku. Lantaran menggunakan senjata api dan mengancam warga akhirnya tidak ada yang berani melawan.
“Pelaku berdua dengan ciri-ciri menggunakan kupluk hitam yang memegang senjata api,sedangkan seorang lagi dengan logat bahasa Sumatra langsung membawa kabur motor saya ke arah Bekasi,”ungkapnya saat kejadian sekitar pukul 16.00.
Berselang 4 jam dari perampokan pertama atau sekitar pukul 20:30, hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah Rahman, pencuri motor kembali terjadi. Beruntung pemilik rumah Marta naih, 60, berhasil menggagalkan pencurian sepeda motor Honda Beat merah B 3290 TGG milik istri Slamet Waluyo yaitu Kustiawati.
“Saya baru selesai pulang terawih. Tiba-tiba cucu saya meliat orang berbadan besar dan tinggi menggunakan baju muslim menggunakan sarung berusaha mengambil motor korban yang terpakir depan rumah kontrakannya,”ujar Marta kepada Pos Kota dilokasi kejadian.
Buruh harian ini langsung keluar rumah dan menyenter muka pelaku. Langsung pelaku menodongkan pistol dan meledakan ke udara. “Dua kali tembakan ke udara pelaku melepaskan dari senjata api yang digenggamnya. Saat itu pelaku tidak berhasil mengambil motor karena terkunci ganda,”ungkapnya.
Petugas dari Polres Depok maupun Polsek Cimanggis masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Sementara itu pasukan bersenjata lengkap dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Ronald Purba Sik, langsung mengolah TKP.
Teks : Petugas sedang lakukan olah TKP dan memintai keterangan dari warga dalam kasus perampokan motor di Tapos Depok.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar