DEPOK, TRIBUNEKOMPAS. By: DODY
-Bertempat di Masjid Agung Baitul Kamal BalaiKota Depok, peringatan Isra Mi`raj 1432 H berlangsung meriah, Kamis (21/7). Lantunan indah ayat-ayat Al-Quran dan mawaris yang dikumandangkan oleh Ibu-Ibu Kosidahan membuat suasana masjid menjadi meriah. Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Depok, unsur Muspida, Kepala Kementerian Agama Kota Depok, para Alim Ulama, Pelajar ,Pejabat dan Ketua MUI Kota Depok. Peringatan Isra Mi`raj kali ini bertemakan “Dengan meningkatnya kemesraan hubungan dengan Allah SWT akan melahirkan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat yang bermutu dan bermanfaat”.
Awali peringat Isra Mi’raj, H Nur Mahmudi Isma`il menyampaikan kepada para Jama`ah, bahwa Indonesia telah menyumbangkan dana sebesar 20 M lebih untuk pembangunan rumah sakit di jalur Gaza utara. “Dana yang telah dikumpulkan Indonesia tersebut sebagai tanda kepedulian dan kenang-kenangan Indonesia terhadap Palestina. Tidak terlepas dari peristiwa Isra dan Mi`raj, dimana Nabi Besar Muhammad SAW mendapat wahyu mengenai perintah sholat lima waktu. Sholat itu sebagai tanda seseorang beriman, dan Kebersihan merupakan sebagian dari iman. Oleh karena itu marilah Kita mewujudkan cita-cita Depok bebas sampah dengan meningkatkan kerjasama dengan DKP, BLH, dan Asisten Pembangunan Sosial” ajak Walikota.
Walikota juga menghimbau kepada masyarakat untuk belajar mengolah air sanitasi agar tidak mengalir ke sungai dan setu yang akan mengakibatkan pencemaran air. “Kita juga harus berusaha menghapus masalah kesehatan, seperti gizi buruk dan demam berdarah. Saat ini, masih ada 200 penderita gizi buruk di Kota Depok dan itu merupakan tanggung jawab dan tugas Kita bersama sebagai. Kita harus memberikan perhatian lebih kepada mereka dan berusaha untuk mengurangi jumlah tersebut” tutur Walikota mengakhiri sambutan.
KH Amang Syafrudin,Lc dan dr.H.Jose Rizal (Mer-c) adalah pengisi tausiyah dalam peringatan Isra Mi’raj tahun ini. Keduanya bertausiyah bahwa manusia tidak boleh berburuk sangka kepada Allah SWT dan manusia harus dapat menahan hawa nafsu serta selalu melaksanakan sholat lima waktu. Baik Penceramah maupun Walikota berharap, peringatan Isra Mi’raj ini dapat memberikan pencerahan pada hati dan membentuk Kita menjadi manusia yang bermutu dan bermartabat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar