DEPOK, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Arief.
- Malang benar nasib pensiunan guru SD, Sutiningsih ini. Tak hanya dirampok, pelaku juga sempat menyekap nenek 67 tahun itu lalu membuangnya di pinggir Tol Cijago, Depok, Jumat 10 Agustus 2012.
By: Arief.
- Malang benar nasib pensiunan guru SD, Sutiningsih ini. Tak hanya dirampok, pelaku juga sempat menyekap nenek 67 tahun itu lalu membuangnya di pinggir Tol Cijago, Depok, Jumat 10 Agustus 2012.
Ningsih usai dia mengambil uang pensiunan di kantor pos,
Jalan Sentosa Raya, Sukmajaya. Saat itu, korban yang sedang menunggu
angkot tiba-tiba dipaksa masuk ke mobil oleh lima orang pria tak
dikenal.
Korban yang tak berdaya ini pun hanya bisa pasrah. Usai merampas uang pensiun korban sebesar Rp 2,5 juta serta perhiasan emas, para pelaku lalu membuang nenek yang lemah itu di pinggir Jalan Tol Cijago Depok, sekitar pukul 19.00.
"Saya diajak berputar-putar enggak jelas. Saya sangat takut, mereka mengancam akan membunuh saya kalau macam-macam. Saya tak ingat tampang mereka karena sangat takut. Yang saya tahu, salah satunya sempat menodongkan pistol. Setelah mengambil uang, gelang dan kalung saya, mereka kemudian menurunkan saya dan bilang 'sana pergi'," ucap warga Pancoran Mas, Depok, ini.
Dengan lemas, Ningsih menambahkan, para pelaku datang menggunakan mobil Avanza warna hitam. Yang duduk di tengah menghimpitnya tiga orang, sisanya dua di depan.
Selama perjalanan, Ningsih mengaku disekap sehingga tak bisa berteriak. Tak hanya itu, para pelaku ini juga menghardiknya dengan kata-kata kasar. Guna penyidikan lebih lanjut, kasus ini ditangani aparat Polresta Depok.
Korban yang tak berdaya ini pun hanya bisa pasrah. Usai merampas uang pensiun korban sebesar Rp 2,5 juta serta perhiasan emas, para pelaku lalu membuang nenek yang lemah itu di pinggir Jalan Tol Cijago Depok, sekitar pukul 19.00.
"Saya diajak berputar-putar enggak jelas. Saya sangat takut, mereka mengancam akan membunuh saya kalau macam-macam. Saya tak ingat tampang mereka karena sangat takut. Yang saya tahu, salah satunya sempat menodongkan pistol. Setelah mengambil uang, gelang dan kalung saya, mereka kemudian menurunkan saya dan bilang 'sana pergi'," ucap warga Pancoran Mas, Depok, ini.
Dengan lemas, Ningsih menambahkan, para pelaku datang menggunakan mobil Avanza warna hitam. Yang duduk di tengah menghimpitnya tiga orang, sisanya dua di depan.
Selama perjalanan, Ningsih mengaku disekap sehingga tak bisa berteriak. Tak hanya itu, para pelaku ini juga menghardiknya dengan kata-kata kasar. Guna penyidikan lebih lanjut, kasus ini ditangani aparat Polresta Depok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar