Sabtu, 23 Maret 2013

Kejari Depok "Bidik" Kegiatan Pembangunan Gedung Instalasi Farmasi

DEPOK, (TRIBUNEKOMPAS)  
By: Putra. 

-  Terkait masih "membandelnya" pihak kontraktor kegiatan Pembangunan gedung Instalasi farmasi kota Depok yakni CV.Tualang yg tetap memaksa utk melanjutkan kegiatan pembangunan padahal sudah di "Cut off" oleh dinas kesehatan kota Depok, telah mengundang perhatian pihak penegak hukum dalam hal ini aparat penyidik Kejaksaan Negeri kota Depok.

Proyek yg sesuai jadwal pelaksanaan diketahui sdh dihentikan oleh Dinas pada tanggal 8 Februari 2013 dengan progress kegiatan mencapai 85% setelah diberikan addendum waktu 50 hari tambahan, ternyata hingga hari ini masih tetap melaksanakan kegiatan.

Praktis perhari ini, saat Tribunekompas cek lapangan, CV Tualang sudah 42 hari membandel dengan tetap memaksa melanjutkan kegiatan dan pihak dinas Kesehatan Kota Depok, tidak berani menghentikannya.

"Ini jelas kegiatan fiktif, kami sudah mengecek ke lokasi dan benar kegiatan masih berlangsung padahal nyatanya sudah dihentikan. Ini harus diusut khususnya kebenaran tentang progres pertanggal 8 Februari 2013 yang dikatakan sudah mencapai 85%", ujar salah seorang pejabat intel di Kejari Kota Depok, pagi tadi saat melakukan pemantauan ke lokasi kegiatan yg terletak tepat dibelakang Masjid Baitul Kamal - kantor Walikota Depok.

Dikatakan oleh pejabat Kejari Depok ini, bahwa pihaknya akan segera memanggil pihak pemborong dan pihak Dinas Kesehatan Kota Depok. "Ini tidak bisa dibiarkan, terima kasih kepada masyarakat khususnya LSM yg sdh melaporkan hal ini kepada kami", ujar pria yg berkumis tipis ini.

Tidak ada komentar: